Aku malu pada mawar di vas itu, dia menatapku heran daritadi sangat sinis. Entah apa dibenak sang mawar, itu karna ulahmu. Berhentilah tersenyum lalu mengobrak abrik jiwaku, maaf aku senang tapi juga tak tenang. aku tau itu mempesona tapi hanya bualan. Liar sekali senyummu melumuri fajar dan malamku, sampai lancangnya kau curi setiap detikku. Untuk itu aku harus membayar mahal dari ucapan "GILA" dari sang mawar. Iya mahal karena memang tak kurasa bahwa aku gila, bukan begitu?
Aku tanya kau kau membisu, aku sentuh kau kau mematung tapi tetap tersenyum. Aku pandangi kau kau pandangi aku. Ahh sudahlah mataku sudah merengek untuk dipejamkan, kau yg tetap tersenyum dalam potret ini tidurlah esok kau akan kukenang lagi.
Tuesday, October 6, 2015
Saturday, August 15, 2015
KANGEN
Aku kangen. Beneran. Mungkin ini terdengar aneh.
Namamu merasuk masuk ke otakku diatas hapalan Biologi
yang terlanjur lebih dulu masuk ke otakku. Kamu menggangu sekali
2 hari yang lalu, kemarin dan hari ini, kamu kembali
Dimana lagi?
Di otak dan hatiku kali ini!
Jujur
Aku benci.
Kamu datang, memberi kabar, lalu pergi tanpa permisi
Selalu dan selalu kamu sibuk sendiri! Ingin rasanya, aku melupakan
Tapi, mengingat kata-katamu kemarin, aku menggigil
Kalau aku bom, aku sudah meledak dari kemarin
Sakit ya? Tapi itu realita, aku cuma butuh waktu untuk menerimanya.
Sore dan hujan.
Hujan khas kotaku tercinta Bandung.
Deras dan bau tanah basah
Kangen.
Berharap kamu tau
walaupun sebenarnya kamu tak akan pernah tau
Berharap kamu peduli
walaupun kamu tipe orang yang cuek setengah mati
Kangen
Tapi aku berusaha untuk tak kangen
Rumit ya? Kangen itu memang selalu rumit kok!
Lebih rumit lagi, kalo aku merasakannya tapi kamu tidak merasakannya
Cara terbaik adalah menahannya, melupakannya, atau mungkin membuangnya jauh dari otakku, segera!
Berhasil atau tidak? Itu urusan belakangan.
Jika aku rindu, cukup menatap jendela
mengetuk-ngetuknya dengan tangan
berharap nafasmu ikut berembun disitu.
Terobati atau tidak?
Itu urusan belakangan hehe
Namamu merasuk masuk ke otakku diatas hapalan Biologi
yang terlanjur lebih dulu masuk ke otakku. Kamu menggangu sekali
2 hari yang lalu, kemarin dan hari ini, kamu kembali
Dimana lagi?
Di otak dan hatiku kali ini!
Jujur
Aku benci.
Kamu datang, memberi kabar, lalu pergi tanpa permisi
Selalu dan selalu kamu sibuk sendiri! Ingin rasanya, aku melupakan
Tapi, mengingat kata-katamu kemarin, aku menggigil
Kalau aku bom, aku sudah meledak dari kemarin
Sakit ya? Tapi itu realita, aku cuma butuh waktu untuk menerimanya.
Sore dan hujan.
Hujan khas kotaku tercinta Bandung.
Deras dan bau tanah basah
Kangen.
Berharap kamu tau
walaupun sebenarnya kamu tak akan pernah tau
Berharap kamu peduli
walaupun kamu tipe orang yang cuek setengah mati
Kangen
Tapi aku berusaha untuk tak kangen
Rumit ya? Kangen itu memang selalu rumit kok!
Lebih rumit lagi, kalo aku merasakannya tapi kamu tidak merasakannya
Cara terbaik adalah menahannya, melupakannya, atau mungkin membuangnya jauh dari otakku, segera!
Berhasil atau tidak? Itu urusan belakangan.
Jika aku rindu, cukup menatap jendela
mengetuk-ngetuknya dengan tangan
berharap nafasmu ikut berembun disitu.
Terobati atau tidak?
Itu urusan belakangan hehe
Sunday, August 9, 2015
Perbedaan dan Air Mata
Saya
mengingat lagi cerita teman saya. Baru beberapa hari saya temui dia di cafe. Jujur, pikiran saya masih terbebani oleh cerita
yang ia ungkapan. Tentang hubungannya, tentang kekasihnya, yang jauh dari kata
normal. Iya, mereka berbeda, tidak sama seperti orang lainnya.
Ketika
dia bercerita dengan menggunakan air mata, saya tahu bahwa beban yang ia pikul
sangatlah berat. Air mata yang saya lihat hari Rabu minggu kemarin adalah luapan
emosinya yang sempat tertahan. Saya bisa rasakan sakit yang memukul-mukul
perasaannya. Tapi, dalam duka, masih terselip kebahagiaan yang mampu ia
ceritakan pada saya, walau dengan suara tertatih, walau dalam halaan napas
lirih.
Jatuh
cinta adalah dua kata yang sulit dijelaskan. Tidak terdefinisikan. Soal hati,
kata-kata seakan tak ahli untuk memaparkan juga mendeskripsikan. Saya tidak
akan berbicara tentang cinta, juga tentang mimpi omong kosong yang diciptakan
saat hadirnya cinta. Ini semua soal kenyataan, soal dunia yang begitu nyata.
Agama.
Air
mata memang sia-sia, karena yang
dibutuhkan di sini adalah kedewasaan. Semua berawal manis dan indah. Teman
saya, awalnya memang bercerita dengan senyum sumringah. Ia berkenalan dengan
seorang pria, secara tidak sengaja. Tentu saja, kita seringkali menganggap
banyak hal terjadi karena kebetulan. Kebetulan mungkin adalah rencana Tuhan
yang belum benar2 kita pahami.
Tatapan
mereka saling beradu, hanya senyum dan tawa yang tercipta kala itu. Teman saya,
wanita beragama Kristen tersebut, berkenalan dengan seorang pria, yang membuat hatinya
merasa nyaman. Pria yang tiba-tiba merasuk masuk dalam ingatan dan setiap
napasnya.
Indah
memang, cinta mengubah segala yang hitam putih menjadi warna-warni. Tumpukan
kebahagiaan semakin sempurna, ketika perkenalan teman saya dan pria itu
berlangsung ke tahap yang lebih dalam, lebih dekat.
Segalanya
terasa manis, walaupun juga terasa asing. Rasa nyaman itu kini berangsur
berubah menjadi rasa takut kehilangan. Mereka berusaha untuk saling melindungi
satu sama lain. Mungkin, ketika salib berada dalam genggaman tangan teman saya,
dan ketika tasbih berada dalam genggaman pria itu dengan air mata, mereka
saling mendoakan.
Saya
bisa rasakan kehangatan mereka. Sangat hangat. Sangat dekat. Saya iri,
mengingat hubungan saya yang lebih dulu kandas termakan perpisahan. Saya dan
pria di masa lalu tersebut tidak sekuat dan setegar teman saya. ehh, jadi
curhat. Sungguh, saya benci membahas masa yang tak ingin saya ingat lagi. Teman
saya dan kekasihnya masih terus mempertahankan walau mereka berbeda. Perbedaan
keyakinan bukan alasan untuk tidak saling jatuh cinta.
Inilah
yang membuat saya semakin terharu, teman saya menunggu kekasihnya salat di
masjid. Ia menunggu dengan sangat sabar meskipun lirikan mata yang tajam
tertuju padanya.
Dalam
perbedaan, mereka saling menguatkan. Keindahan mereka sampai pada kelopak mata
saya. Saya tak tahu harus berkomentar apa. Terharu? Prihatin? Sinis?
Hey,
mereka berbeda dari pasangan yang lainnya. Mereka bukan pasangan bermanja-manja
yang mabuk kepayang akan cinta, saling bergelayut mesra dalam pelukan. Sampah.
Pacaran model cinta monyet. Teman saya dan kekasihnya sungguh berbeda, mereka
punya kebahagiaan yang tak dimengerti banyak orang. Kebahagiaan yang belum
tentu bisa dirasakan oleh banyak orang yang sibuk menghakimi hubungan mereka.
Saturday, August 8, 2015
Hai, malam ini izinkan saya yg bukan siapa2 berpesan mengenai hal hal yg mungkin saya sndiri blm maksimal menjalankannya.
Jadi gini, lelakimu tidaklah semenawan Yusuf sang Nabi yg karena ketampanannya perempuan2 itu memotong-motong jari tangan tanpa terasa saat memandangnya. Tapi engkau para wanita, kalian jg hrus ingat bahwa kalianpun bukan bidadari pemilik kecantikan yg sempurna. Kalian samasama manusia dengan sgala kekurangan yg selalu kalian miliki.
Pahamilah, keindahan sesungguhya adalah dari batinmu. Cantiknya hati jauh lebih abadi. Sebab badanmu akan lapuk termakan usia, sementara hatimu adalah keindahan yg tak mengenal tua.
Cintai pasangan kalian bukan karna matanya, hidungnya, atau tangannya. bukan pula karna indah tatap matanya atau hal2 fisik lainnya. Cintai dia dgn sgala kekurangannya. Bagiku, salah satu hal terindah di dunia adalah memiliki seseorang yg tetap mencintaimu meski dia tau kekuranganmu.
hai para wanita, lelaki yg mencintaimu tidaklah sekaya nabi Sulaiman AS atau sedermawan nabi Ibrahim, tp kalianpun bukan Robiah yg hatinya bersih dari dunia ataupun Aisyah istri Firaun yg siap menerima nya meski sedemikian jahatnya.
sayang, lelaki yg mencintaimu tidaklah sempurna sperti nabi Muhammad SAW kan? tapi kamu juga tau kalo kamu juga tidak setabah Khadijah istri sang Nabi.
Jadi gini, lelakimu tidaklah semenawan Yusuf sang Nabi yg karena ketampanannya perempuan2 itu memotong-motong jari tangan tanpa terasa saat memandangnya. Tapi engkau para wanita, kalian jg hrus ingat bahwa kalianpun bukan bidadari pemilik kecantikan yg sempurna. Kalian samasama manusia dengan sgala kekurangan yg selalu kalian miliki.
Pahamilah, keindahan sesungguhya adalah dari batinmu. Cantiknya hati jauh lebih abadi. Sebab badanmu akan lapuk termakan usia, sementara hatimu adalah keindahan yg tak mengenal tua.
Cintai pasangan kalian bukan karna matanya, hidungnya, atau tangannya. bukan pula karna indah tatap matanya atau hal2 fisik lainnya. Cintai dia dgn sgala kekurangannya. Bagiku, salah satu hal terindah di dunia adalah memiliki seseorang yg tetap mencintaimu meski dia tau kekuranganmu.
hai para wanita, lelaki yg mencintaimu tidaklah sekaya nabi Sulaiman AS atau sedermawan nabi Ibrahim, tp kalianpun bukan Robiah yg hatinya bersih dari dunia ataupun Aisyah istri Firaun yg siap menerima nya meski sedemikian jahatnya.
sayang, lelaki yg mencintaimu tidaklah sempurna sperti nabi Muhammad SAW kan? tapi kamu juga tau kalo kamu juga tidak setabah Khadijah istri sang Nabi.
Thursday, August 6, 2015
Sedikit dariku
Wahai
para lelaki, sesungguhnya apakah kamu mengetahui dengan benar hati seorang
wanita?
Tidakkah engkau selalu bertanya, kenapa seorang wanita selalu mudah menangis,sensitif, dan manja?”
Sesungguhnya kami tidaklah sepenuhnya seperti yang selalu engkau gambarkan, wahai laki-laki.
Dimatamu,seorang wanita adalah sosok yang cengeng, manja, sensitif, egois.
Sesungguhnya, bukankah sebagian kecil dari hal-hal tersebutlah itulah kami ada untuk menyeimbangimu, wahai laki-laki.
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,Kecuali di depan orang yang amat dia sayangi.
Dia menjadi lemah
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah, Hanya jika dia sangat menyayangimu,
Tiada lagi rasa egonya
Dia menangis bukan karena dia lemah, Dia menangis bukan kerana dia menginginkan simpati
atau rasa kasihan. Dia menangis, Karena menangis dengan diam-diam sudah tidak mampu bagi dirinya
wahai lelaki, Hati seorang wanita itu
Sensitif
Wanita memang lebih sering dikenal karena sifatnya yang sensitif.
Bukan hanya karena dia sedang datang bulan. Bukan bermaksud karena ingin merajuk,
tapi mereka hanya ingin bermanja dan mendapatkan perhatian.
Halus..
Ibarat sehelai sutera,cantik,mulus,lembut dan mudah tercarik dan koyak.
Walaupun seorang wanita memaafkan seseorang yang lain atas sebab kesalahan,biasanya wanita akan ingat kesalahan tersebut untuk disimpan jadi pengajaran.Bukan dendam.
Ikhlas..Jangan pernah engkau ragukan Ikhlas-nya seorang wanita.
Manja..Walaupun dia adalah seorang wanita yang pandai berdikari,naluri seorang wanita masih lagi tetap seorang wanita.Suka bermanja bukan hanya kepada insan yang bernama lelaki ,namun juga sesama kaum.
Ego...Wanita yang terlalu sayang akan kekasihnya sanggup menolak ketepi Egonya,apabila bertatap muka dengan orang yang dia cintai.
Perhatian...Tanpa kamu sadari, seorang wanita akan memperhatikan sekeliling dalam diam.
Laki-laki…Engkau tahu kalau wanita diciptakan dari tulang rusukmu.Karena itulah dia selalu menjadi bagian dalam hidupmu.
Laki-laki…Karena kami adalah bagian dalam hidupmu, melengkapi yang tak ada dalam dirimu :perasaan, emosi, kelamahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan penerusmu,mengurusi hal-hal yang kadang dianggap sepele.
Hingga terkadang kamu tidak mengerti mengenai hal-hal itu, kami lah yang akan menyelesaikannya.
Jika ada makhluk yang sangat betolak belakang, kontras dengan dirimu, itulah kami.Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hatimu hanya dengan sebuah senyuman, itulah kami…Perempuan. Jika ada makhluk yang dapat membuatmu menangis, tersenyum,tertawa,marah…itulah kami Perempuan.
Laki-laki…Jika memang ada hal dapat membuatmu marah dan hal-hal yang tidak kamu sukai,hendaknya kamu lihat lebih dalam.. lebih dalam ke dalam mata kami wahai laki-laki…Karena dari sinilah kamu akan menemukan semua jawaban itu.Karena sesungguhnya kami tidak bisa menyembunyikan isi hati kami dengan sempurna…itu kami… Perempuan.
Laki-laki…Batu yang keras dapat terkikis oleh air.
Sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan kami…Perempuan.
Rumput yang lembut tidak akan mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang… Seperti itulah kami.Dalam kelembutan, disitulah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuat kami dapat bertahan dalam situasi apapun.
Laki-laki…Jika kalian berfikir tentang perasaan perempuan,itu sepersekian dari hidupmu..Tapi jika perempuan berfikir tentang perasaan laki-laki, itu akan menyita seluruh hidupnya.
Laki-laki…Berfikirlah lebih jauh jika engkau hendak menyakiti seorang wanita.Karena ALLAH akan menghitung setiap butiran air mata seorang wanita yang berguguran,apalagi jika dia adalah seorang Ibu dan anaknya dan mungkin anakmu.
Menyakiti seorang wanita, akan sama saja seperti engkau menyakiti perasaan Ibu yang telah melahirkanmu,memberimu nafas kehidupan.
dari : aku yg senantiasa memaafkanmu.
Tidakkah engkau selalu bertanya, kenapa seorang wanita selalu mudah menangis,sensitif, dan manja?”
Sesungguhnya kami tidaklah sepenuhnya seperti yang selalu engkau gambarkan, wahai laki-laki.
Dimatamu,seorang wanita adalah sosok yang cengeng, manja, sensitif, egois.
Sesungguhnya, bukankah sebagian kecil dari hal-hal tersebutlah itulah kami ada untuk menyeimbangimu, wahai laki-laki.
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,Kecuali di depan orang yang amat dia sayangi.
Dia menjadi lemah
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah, Hanya jika dia sangat menyayangimu,
Tiada lagi rasa egonya
Dia menangis bukan karena dia lemah, Dia menangis bukan kerana dia menginginkan simpati
atau rasa kasihan. Dia menangis, Karena menangis dengan diam-diam sudah tidak mampu bagi dirinya
wahai lelaki, Hati seorang wanita itu
Sensitif
Wanita memang lebih sering dikenal karena sifatnya yang sensitif.
Bukan hanya karena dia sedang datang bulan. Bukan bermaksud karena ingin merajuk,
tapi mereka hanya ingin bermanja dan mendapatkan perhatian.
Halus..
Ibarat sehelai sutera,cantik,mulus,lembut dan mudah tercarik dan koyak.
Walaupun seorang wanita memaafkan seseorang yang lain atas sebab kesalahan,biasanya wanita akan ingat kesalahan tersebut untuk disimpan jadi pengajaran.Bukan dendam.
Ikhlas..Jangan pernah engkau ragukan Ikhlas-nya seorang wanita.
Manja..Walaupun dia adalah seorang wanita yang pandai berdikari,naluri seorang wanita masih lagi tetap seorang wanita.Suka bermanja bukan hanya kepada insan yang bernama lelaki ,namun juga sesama kaum.
Ego...Wanita yang terlalu sayang akan kekasihnya sanggup menolak ketepi Egonya,apabila bertatap muka dengan orang yang dia cintai.
Perhatian...Tanpa kamu sadari, seorang wanita akan memperhatikan sekeliling dalam diam.
Laki-laki…Engkau tahu kalau wanita diciptakan dari tulang rusukmu.Karena itulah dia selalu menjadi bagian dalam hidupmu.
Laki-laki…Karena kami adalah bagian dalam hidupmu, melengkapi yang tak ada dalam dirimu :perasaan, emosi, kelamahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan penerusmu,mengurusi hal-hal yang kadang dianggap sepele.
Hingga terkadang kamu tidak mengerti mengenai hal-hal itu, kami lah yang akan menyelesaikannya.
Jika ada makhluk yang sangat betolak belakang, kontras dengan dirimu, itulah kami.Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hatimu hanya dengan sebuah senyuman, itulah kami…Perempuan. Jika ada makhluk yang dapat membuatmu menangis, tersenyum,tertawa,marah…itulah kami Perempuan.
Laki-laki…Jika memang ada hal dapat membuatmu marah dan hal-hal yang tidak kamu sukai,hendaknya kamu lihat lebih dalam.. lebih dalam ke dalam mata kami wahai laki-laki…Karena dari sinilah kamu akan menemukan semua jawaban itu.Karena sesungguhnya kami tidak bisa menyembunyikan isi hati kami dengan sempurna…itu kami… Perempuan.
Laki-laki…Batu yang keras dapat terkikis oleh air.
Sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan kami…Perempuan.
Rumput yang lembut tidak akan mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang… Seperti itulah kami.Dalam kelembutan, disitulah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuat kami dapat bertahan dalam situasi apapun.
Laki-laki…Jika kalian berfikir tentang perasaan perempuan,itu sepersekian dari hidupmu..Tapi jika perempuan berfikir tentang perasaan laki-laki, itu akan menyita seluruh hidupnya.
Laki-laki…Berfikirlah lebih jauh jika engkau hendak menyakiti seorang wanita.Karena ALLAH akan menghitung setiap butiran air mata seorang wanita yang berguguran,apalagi jika dia adalah seorang Ibu dan anaknya dan mungkin anakmu.
Menyakiti seorang wanita, akan sama saja seperti engkau menyakiti perasaan Ibu yang telah melahirkanmu,memberimu nafas kehidupan.
dari : aku yg senantiasa memaafkanmu.
Wednesday, July 29, 2015
Jatuh cinta
Hai, malam ini aku ingin brcerita. ya kmu pasti bisa menebaknya.
Aku sedang gembira haha, hm lebih tepatnya aku sedang jatuh cinta.
kepada siapa? tidak tidak, bicara tentang cinta buatku bukan perihal pada siapa
Tapi pada 'Apa' karna jika ditanya pada siapa berarti aku hanya cinta kpda fisik dan keberadaan dirinya, tp aku tidak begitu. Jadi jgn tanyakan padaku kpada siapa aku jatuh cinta.
Tanyakan pada 'Apa'. yaa, aku cinta pada caranya memanggil namaku dgn intonasi tertentu. Aku mencintai sikap dia yg rendah hati aku mencintai cara dia memandangku, yah semua yg ada padanya begitu indah.
Aku bahkan mencintai cara dia mengejekku. Aku cinta pada sunyi yg menenangkan ketika kita samasama terdiam meskipun tanpa bahan pembicaraan
Aku bahkan mencintai jarak yg memberi masa pada rindu yg menekukkan senyum di wajahnya ketika akhirnya kita bertemu.
Yaap, aku jatuh cinta dan aku bahagia.
Aku sedang gembira haha, hm lebih tepatnya aku sedang jatuh cinta.
kepada siapa? tidak tidak, bicara tentang cinta buatku bukan perihal pada siapa
Tapi pada 'Apa' karna jika ditanya pada siapa berarti aku hanya cinta kpda fisik dan keberadaan dirinya, tp aku tidak begitu. Jadi jgn tanyakan padaku kpada siapa aku jatuh cinta.
Tanyakan pada 'Apa'. yaa, aku cinta pada caranya memanggil namaku dgn intonasi tertentu. Aku mencintai sikap dia yg rendah hati aku mencintai cara dia memandangku, yah semua yg ada padanya begitu indah.
Aku bahkan mencintai cara dia mengejekku. Aku cinta pada sunyi yg menenangkan ketika kita samasama terdiam meskipun tanpa bahan pembicaraan
Aku bahkan mencintai jarak yg memberi masa pada rindu yg menekukkan senyum di wajahnya ketika akhirnya kita bertemu.
Yaap, aku jatuh cinta dan aku bahagia.
mereka yg berjuang walau kesakitan
Sesuatu yang dipersatukan
Tuhan tak dapat dipisahkan manusia. Seringkali kita menyebutnya jodoh. Ketika
berlari, selalu tertuju ke arah yang sama. Ketika mencoba untuk pergi, selalu
kembali ke jalan yang sama. Semua berputar dan berotasi, konsep jodoh sendiri
semakin tereksplorasi. Katanya, jodoh berarti miliki banyak kesamaan. Katanya,
jodoh berkaitan dengan hilangnya perbedaan. Dan katanya lagi, jodoh adalah soal
memiliki seutuhnya. Jika itulah yang berarti jodoh, lantas bagaimana mereka
yang jelas-jelas berbeda?
Jatuh cinta menimbulkan
banyak rasa juga tanya. Ada yang bertemu, begitu mudah jatuh cinta, lalu
kemudian memiliki. Ada yang tak sengaja bertemu, menjalin persahabatan, lalu
saling mencintai. Ada lagi yang tak pernah rencanakan apapun, tapi tiba-tiba jatuh
cinta, namun terhalang untuk memiliki karena perbedaan agama.
Pernahkan kita melirik
sedikit pada jiwa-jiwa yang jatuh cinta walau berbeda? Seberapa besarkah
perjuangan yang mereka lakukan hanya untuk merasakan jatuh cinta layaknya
pasangan normal lainnya? Mereka kadang terpojokkan, oleh perbedaan yang katanya
sulit disatukan; norma agama... sesuatu yang sudah menjadi patokan dan tak
mampu lagi ditawar. Mereka berbeda tapi masih berjuang, mereka temukan banyak
luka tapi berusaha tak terlihat kesakitan.
Ketika yang lain sibuk
mencumbu tanpa pernah mengerti arti cinta yang sesungguhnya, mereka sibuk
mengeja dan merapal doa yang sama; meskipun diucapkan dengan bahasa yang
berbeda. Dalam setiap sujud, dalam setiap lipatan tangan, dalam setiap sentuhan
Al-Quran, dan dalam setiap sentuhan Alkitab mereka saling mendoakan, meskipun
tahu segalanya tak memungkinkan.
Segalanya terlewati dengan
cara yang berbeda, apakah salah mereka? Hingga dunia menatap mereka layaknya
penjahat kecil yang pasti bersalah dan tak berhak untuk membela diri. Apa salah
mereka, jika mereka sama-sama mengenal Tuhan walaupun memanggilNya dengan
panggilan berbeda?
Subscribe to:
Posts (Atom)
